Puisi Cinta
Kemana kah engkau wahai mentari ku
Penerang di lentera gelapnya kehidupan ini
Disini aku masih selalu menunggu mu
Menatikan Kehadiran mu
Apakah kau sengaja menjauhi ku
Aku butuh kamu wahai mentari ku
Sebagai penyejuk relung jiwa ku
sebagai pemadam ambisi ku yang berkobar - kobar layaknya nyala api
Saat hujan turun membasahi bumi
Menyeka Panasnya Bumi
ku ambil selembar kertas
Merangkaikan huruf - demi huruf
menjadi sebuah kalimat
Kalimat demi kalimat menjadi sebuah cerita
yah cerita cinta ku, kisah cinta ku
yang sekarang hanyalah masa lalu ku yang sangat perih
Kisah cinta ku yang penuh dengan rintihan air mata
Created by
Dewi Syafani
Jiwa Pengembara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar