Rabu, 28 Januari 2015

Kisah Perih Sang Pengembara Cinta

Puisi Cinta

Kemana kah engkau wahai mentari ku
Penerang di lentera gelapnya kehidupan ini
Disini aku masih selalu menunggu mu
Menatikan Kehadiran mu

Apakah kau sengaja menjauhi ku
Aku butuh kamu wahai mentari ku
Sebagai penyejuk relung jiwa ku
sebagai pemadam ambisi ku yang berkobar - kobar layaknya nyala api

Saat hujan turun membasahi bumi
Menyeka Panasnya Bumi 
ku ambil selembar kertas
Merangkaikan huruf - demi huruf 
menjadi sebuah kalimat

Kalimat demi kalimat menjadi sebuah cerita
yah cerita cinta ku, kisah cinta ku
yang sekarang hanyalah masa lalu ku yang sangat perih
Kisah cinta ku yang penuh dengan rintihan air mata

Created by
Dewi Syafani

Jiwa Pengembara



Tidak ada komentar:

Posting Komentar